Selasa, 23 Februari 2016

MEMAHAMI TIK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI TUTOR DAN WARGA BELAJAR



MEMAHAMI TIK SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI TUTOR
DAN WARGA BELAJAR

1.      Konsep Komunikasi di Dunia Maya

A.    Pengertian Komunikasi Dunia maya
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari pemberi pesan (komunikator) kepada penerima pesan (komunikan) sehingga terjadi kesamaan pengertian atas pesan. Didalam penyampaian pesan harus ada yang namanya komunikator ( pemberi pesan ), komunikan ( penerima pesan ) dan pesan yang akan di sampaikan, baik itu berupa gambar, simbol, teks dan sebagainya.
Dalam komunikasi di dunia maya media yang digunakan adalah komputer,baik hardware maupun software.Dunia maya atau dunia virtual itu sendiri, terjadi karena adanya teknologi internet (international networking/interconnected network).Dengan demikian,yang dimaksud dengan komunikasi di dunia maya adalah komunikasi yang dilakukann tidak dalam bentuk tatap muka langsung,akan tetapi interaksi mengirim dan menerima pesan atau informasi melalui pemanfaatan wahana jaringan internet.
B.     Fungsi Komunikasi Dunia Maya
Dunia Maya atau yang sering disebut dengan Media Maya atau internet adalah salah satu media atau dunia virtual yang sengaja dibuat untuk mempermudah pekerjaan manusia atau interaksi antara satu orang dengan orang lainnya yang berada di tempat yang berbeda. Dengan tingkat kebutuhan yang beragam, sehingga Internet lebih cenderung disebut dengan Dunia Maya atau Cyber World, dengan fungsi yang beragam antara lain:
1. Menghubungkan orang dengan komputer, contohnya: Remote connections untuk pengecekan terhadap sekian banyak servers (belasan) yang tersebar di beberapa tempat (kota dan negara).
2.    Menghubungkan komputer dengan komputer, contohnya; Remote connections terhadap setiap PC yang terhubung dengan jaringan LAN di network tertentu.
3.    Menghubungkan orang dengan bank, contohnya: Internet Banking, dan sebagainya.

2.      Manfaat Komunikasi Virtual
Komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui internet atau cyberspace. Komunikasi virtual bisa dikatakan berkomunikasi melalui dunia maya. Dalam model komunikasi virtual contohnya adalah seperti chating, browsing, dan email melalui internet. Komunikasi virtual (virtual communications) sering disalah pahami sebagai “alam maya” namun sebenarnya keberadaan system elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Internet merupakan media komunikasi yang sangat efektif bagi umat manusia di dunia. Layanan yang ditawarkan juga beragam. Kita dapat menikmati fasilitas-fasilitas seperti e-mail, chatting (mIR Chat) dan web.
Sesuai dengan karakteristik dari dunia virtual sendiri,ada sejumlah manfaat atau keuntungan berkomunikasi yang dilakukan secara virtual,diantaranya yaitu:
1.      Cepat,komunikasi atau pertukaran informasi bisa dilakukan engan cepat.Meskipun komunikasi dlakukan dalam kondisi jarak yang jauh,tidak perlu menunggu waktu yang lama.
2.      Mudah,apabila sudah menguasai teknis operasional komputer dan fasilitas pendukung yang dibutuhkan,proses komunikasi bisa  dilakukan dengan mudah.

3.      Komunikasi virtual bisa dilakukan secara real time juga un real time.Secara real time maksudnya komunikasi dilakukan secara langsung,komunikator dan komunikan berinteraksi pada waktu yang sama,tanpa penundaan waktu untuk memberi respons atas pesan yang diterima(synchronus system).Sedangkan un real time yaitu kebalikan dari yang real time,ada penundaan waktu respons atas pesan-pesan yang disampaikannoleh para pihak yang berkomunikasi(ansychronus system).
4.      Bisa individual atau grup.Komunikasi virtual bisa dilakukan baik secara one to one,(satu orang dengan satu orang),maupun secara kelompok (group).
5.      Jumlah dan jenis pesan bisa besar dan beragam.Keuntungan atau kelebihan lainnya dari komunikasi virtual ini adalah jumlah pesan atau informasi yang disampaikan bisa banyak dan dalam berbagai bentuk pesan:teks,suara,dan gambar.Atau bahkan gabungan dari ketiga jenis pesan tersebut.

3.      Jenis-Jenis komunkasi TIK dalam Pendidikan
Ada empat jenis komunikasi di dunia maya yang bisa dilakukan,yaitu komunikasi menggunakan atau memanfaatkan fasilitas E-mail,Milis,Chatting,dan Facebook.
1.      E-mail
E-mail merupakan kependekan dari electronic mail,dalam bahasa indonesia artinya surat elektronik.Kata e-mai itu sendiri merujuk pada dua hal,pertama,e-mail merupakan suatu jenis program aplikasi atau fasilitas berbasis internet yang dirancang untuk mengirim dan menerima surat secara elektronik.Ada beberapa aplikasi e-mail antara lain Yahoo Mail,Gmail,Hotmail AOL,Sina,126,163,Daum dan sebagainya.Program ini digunakan untuk membaca,mengirim,dan menyimpan e-mail.
Kedua e-mail yaitu surat elektronik.Surat elektronik adalh surat yang dibuat,dikirim dan diterima tidak dalam bentuk fisik berupa kertas akan tetapi dalam bentuk data elektroniks yang dibuat,dikirim dan atau diterima dalam bentukdata yang diolah dan dikirim menggunakan program aplikasi e-mail dengan memanfaatkan peralatan elektronik komputer dan jaringan internet.
2.      .Milis
Milis atau mailing list adalah layanan di dalam internet yang digunakan untuk berdiskusi melalui e-mail.Salah satu penyedia mailin g list(server) yang paling terkenal adalah Yahoo.Untuk bisa melakukan diskusi di mailing list,kita harus terdaftar terlebih dahulu di penyedia mailing list,misalnya di Yahoo Groups.Apabila sudah banyak pendaftar atau banyak yang ikut bergabung dengan kelompok baru kita,disini kita harus bisa mengelola keberadaan para milis.Di antaranya pengelolaan status anggota misalnya sebagai anggota(member),moderator atau sebagai owner.Termasuk menghapus dari keanggotaan milis.
3.      Chatting
Chatting merupakan kata benda dari kata kerja chat (inggris) artinya ngobol.Chatting dalam dunia internet artinya program yang tersedia yang digunakan untuk ngobrol atau berinteraksi via internet.Ada beberapa jenis komunikasi yang bisa dilakukan dengan program ini,yaitu komunikasi lewat tulisan,komunikasi dengan suara,komunikasi dengan gambar,bisa mengirim file,juga bisa mengirim pesan singkat(sms).Chatting bisa dilakukan berdua saja atau rame-rame dengan banyak orang.Untuk ngobrol dengan banyak orang bisa menggunakan             fasilitas chatt   room.
Chatting bisa dilakukan karena adanya perangkat lunak atau software.Terdapat sejumlah perangkat lunak yang dewasa ini bisa digunakan di antaranya yaitu:Mirc,Msn messenger,Icq,GotoWorld,Yahoo messenger,dan yang lainnya.Perangkat yng paling banyak igunakan adalah Yahoo messenger,karena fasilitasnya yang cukup lengkap dan menarik yaitu:chat lewat suara(voice chat),Chat sambil tatap muka lewat kamera(webcam),melakukan oanggilan dari kompputer ke komputer (PC to Pc all),melakukan panggilan dari komputer ke telepon (PC to phone call),melakukan panggilan dari telepon ke komputer(phone to PC call),ruang-ruang chat (chat rooms),mendengarkan radio online(launch cast  radio),mengirim file(file transfer),bermain game dengan lawan chat (Yahoo! Games),ngobrol dengan beberapa orang sekaligus (conference) dan sebagainya.
4.      Facebook
Facebook merupakan salah stu program aplikasi dunia maya jaringan sosial berbasis internet,disamping program lainnya.Pencetus dan pengembang program aplikasi ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa Universitas Hanvard.Tjuan awal dari dikembangkannya facebook ini yaitu sebagai media untuk saling mengenal antar mahasiswa Harvard,saling mengenal jati diri sekampusnya dengan tanmpa harus bertatap muka langsung.

DAFTAR RUJUKAN
Andrian7. 2012. Komunikasi virtual, ( online ) di akses selasa 23 Februari 2016. Jam 18.00 WIB. http://andrian7.blogspot.co.id/2012/02/komunikasi-virtual.html
Ayuvalentinaa. 2012. Teknologi-informasi-dan-komunikasi,( online ) di akses selasa 23 Februari 2016. Jam 17.00 WIB. http://ayuvalentinaa.blogspot.co.id/2012/05/teknologi-informasi-dan-komunikasi.html



Selasa, 16 Februari 2016

PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI




PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI



 


OLEH KELOMPOK 2 :
1. BUSTANIL ARIFIN
2. FITRATUL MUTMAINNAH

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2016


PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI
INFORMASI DAN KOMUNIKASI


1.      Pembelajaran Berbasis TIK
Pembelajaran berbasis TIK adalah upaya memanfaatkan kemajuan TIK untuk mendukung proses pembelajaran. TIK berperan sebagai media penghubung untuk menyampaikan transfer ilmu pengetahuan dari pendidik kepada peserta didik. Media adalah sebuah perangkat atau alat. Sedangkan pembelajaran adalah sebagai sebuah kegiatan penyampaian informasi terkait ilmu pengetahuan dari tenaga pendidik kepada peserta didik yang dimilikinya. Dengan demikian Media pembelajaran berbasis TIK adalah sebuah alat atau perangkat yang diperlukan dalam proses kegiatan penyampaian informasi berupa ilmu pengetahuan dari seorang tenaga pendidik kepada para peserta didik yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi. 
Ada 5 alat pendukung dalam pembelajaran berbasis TIK:
1.      Teks
Materi yang di simpan bisa dalam berbagai jenis file. Pengajar-pengajar yang menggunakan komputer akan terbiasa dengan file berbentuk teks, misalnya doc atau pdf. Selain berkas teks, materi pembelajaran pundapat berupa berkas presentasi misalnta ppt.
2.      Gambar
Penggunaan komputer pun biasanya tidak asing dengan file-file gambar baik berupa foto atau gambar digital misalnya file berekstensi jpg dan bmp. Penggunaan gambar sebenarnya tidak terlalu banyak digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini disebabkan oleh tidak banyaknya materi pembelajaran yang harus digunakan dalam bentuk gambar.
3.      Animasi
Beberapa  pengguna  komputer  telah  mengenal  animasi.  Sekarang  animasi  di  internet  lebih menarik daripada gambar. Animasi itu dapat berupa gambar kecil yang bergerak atau menampilkan teks  yang  bergerak.  Animasi  itu dapat  dibuat  dengan  flash  atau  pengolah gambar atau foto.  File  animasi  di  antaranya  berekstensi  swf atau  gif. Daripada  hanya  sekedar  teks,  pembelajaran  dengan  gambar  atau  animasi akan  lebih  menarik.
4.       Suara ( Alternatif dari Materi Teks, Gambar dan Animasi)
Salah  satu  upaya  untuk  mendapatkan  materi  pembelajaran  yang paling  mudah  adalah  merekam  ceramah  kemudian  menyimpannya  di  dalam  pembelajaran asinkronus  (berbasis  teknologi  informasi).  Pada  saat  ini  pesawat  pemutar  mp3  (mp3  player), pemutar mp4 (mp4 player), atau telepon selular dapat merekam sampai puluhan menit.
5.       Film
Upaya lainnya yang dapat dilakukan adalah membuat film pembelajaran di kelas. Film pada saat ini dapat dibuat hanya dengan telepon selular ataupun dengan kamera. Pembuatan film dengan telepon  selular  lebih  realistis  karena  filenya  dapat  langsung  disimpan  (di-upload)  di  internet. 
Beberapa aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pengembangan pembelajaran yang dapat di kembangkan antara lain:


1.    Pembelajaran berbasis komputer
Pembelajaran berbasis komputer yaitu penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. Penggunaan komputer secara langsung dengan peserta didik untuk menyampaikan isi pembelajaran, memberikan latihan dan mengevaluasi kemajuan belajar peserta didik.
2.      E-learning
Blended e-learning adalah pembelajaran terpadu dengan menggunakan jaringan internet, LAN atau WAN sebagai pengantar materi, interaksi atau fasilitas. Blended e-learning disebut juga online learning.
3.      Peniaian berbasis TIK
Penilaian hasil belajar peserta didik dapat memerlukan pengolahan dan analisi yang akurat, objektif, transparan dan integral agar bisa di pertanggungjawabkan. Oleh karena itu perlu dikembangkan penilaian berbasis komputer yang bisa di akses oleh peserta didik, pengajar dan orang tua.
4.      Perpustakaan online
Perpustakaan online adalah fasilitas perpustakaan dalam dunia digital yang ada di internet yang memungkinkan seorang pencari informasi dapat mengakses kesegala sumber ilmu pengetahuan dengan cara yang mudah tanpa adanya batasan waktu dan jarak.

2.      Pendekatan Instruksional Dalam Pendidikan Berbasis TIK
Pendekatan pembelajaran merupakan istilah yang melingkupi seluruh proses belajar mengajar. Pendekatan dan strategi pembelajaran mempunyai makna yang sama untuk menjelaskan bagaimana proses belajar mengajar antara pendidik dan peserta didik, dalam mencapai tujuan. Dalam pendidikan berbasis TIK bagaimana seorang pendidik maupun peserta didik dapat mengoperasikan pembelajaran yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

3.      Kemampuan yang Dituntut Bagi Penyelenggaraan TIK
Semakin meluasnya kemungkinan penggunaan internet dalam pendidikan dan pelatihan menuntut pengelola pendidikan untuk mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam lingkungan belajar mulai dari fase desain, pengembangan, penerapan, dan pemeliharaan. Setidaknya ada tiga pihak yang dituntut kemampuannya agar pembelajaran bisa terlaksana yaitu pihak lembaga, pengelola, dan guru/dosen.
A. Tuntutan Kelembagaan
Menurut uraian ElliS (1999), Secara kelembagaan, Perusahaan yang berhasil menyelenggarakan WBT karena adanya kerja sama antar departemen yang ada di perusahaan tersebut. Pihak-pihak/departemen yang terkait dalam manajemen WBT di antaranya adalah:
1. Departemen Teknologi Informasi.
2.  Departemen Sistem Informasi dan Manajemen Sistem Informasi.
3.  Departemen Pengembangan Produk.
4.  Departemen Sumber Daya Manusia.
5.  Departemen Pemasaran dan Komunikasi.
6. Departemen Perekayasaan.
7. Departemen Pendidikan, Pelatihan,dan Pengembangan Staf.
8.  Departemen lainnya yang memeerlukan/terkait.
Dari uraian di atas, kita bisa mengambil suatu esensi bahwa jika suatu lembaga pendidikan, sekolah ingin sukses menyelenggarakan pendidikan berbasis web maka harus ada kebijakan yang memihak, kerja sama dan komitmen antar unit kerja yang mungkin akan terlibat.

B.     Tuntutan kemampuan pengelola
Sedangkan tuntutan atau persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang pengelola program WBT untuk mendorong sukses pengelolaan WBT yaitu alur kegiatan dari pengelolaan pendidikan dan pelatihan yang berbasis web meliputi langkah-langkah sebagai berikut:
1. Identifikasi dan Analisis Kebuuhan akan WBT Identifikasi akibat potensial yang mungkin muncul dari penerapan WBT.
a.  Tentukan sisi baiknya.
b.  Tentukan kekurangannya.

2. Merancang desain WBT (secara tim).

a.       Menentukan fokus/isi yang sesuai.
b.      Mengidentifikasi hambatan anggaran.
c.       Mengidentifikasi isu-isu keberadaan hardware dan software.
d.      Merancang desain dan petunjuk penggunanya.
e.       Mengidentifikasi karakteristik dan keuntungan/kebaikan yang diinginkan.


3.      Mengembangkan website atau sistem pelatihan komersial yang customize:
a.       Mengembangkan isi.
b.      Membuat desain visual.
c.       Melakukan uji coba.
4.      Implementasi pogram WBT Memasarkan program di lingkungan internal.
a. Menilai program beserta isinya:
1.   Penilaian oleh penggunaan.
2.   Menilai validitas dan reliabilitas isi.

b.      Melakukan pemeliharaan site yang sedang berjalan:
1.   Memasukkan pembaruan teknolog.
2.  Penjadwalan dan membuat evaluasi (Ellis,et.al.,1999:3-9)

C.    Tuntutan Kemampuan Guru
Untuk bisa menyelenggarakan pendidikan yang berbasis web guru harus memiliki:
1.      Memiliki sikap positif terhadap Teknologi Informasi (TI) (positive attitudes to IT)
2.      Memahami potensi pendidikan dalam TI (understanding the educational potential of IT)
3.      Mampu menggunakan TI dalam kurikulum secara efektif (ability to use IT effectively in curriculum)
4.      Mampu mengelola penggunaan TI di dalam kelas (ability to manage IT use in the classroom)
5.      Mampu menilai penggunaan TI (ability to evaluate IT use)
6.      Mampu meyakinkan adanya perbedaan dan kemajuan (ability to ensure differentiation  and progression)
7.     Memiliki kemampuan teknis untuk menggunakan TI serta selalu memperbarui kemampuan yang telah dimiliki (technical capability to use an appropiate range of IT resource and up date these skills)

Sumber  Rujukan