Pembelajaran
Berbasis Web
A.
Konsep Pembelajaran Berbasis Web
Pembelajaran bebasis web merupakan suatu
kegiatan pembelajara yang memanfaatkan media situs (website) yang bisa diakses
melalui jaringan internet. Pembelajaran berbasis webatau yang dikenal juga dengan
“web based learning” merupakan salah satu jenis penerapan dari pembelajaran
elektronik (e-learning).
E-learning
merupakan proses dan kegiatan penerapan pembelajaran berbasis web (web based
learning), pembelajaran berbasis computer (computer based learning), kelas
virtual (virtual classrooms) dan kelas digital (digital classroom).
Materi-materi dalam kegiatan pembelajaran elektronik tersebut kebanyakan
dihantarkan melalui media internet, tape video atau audio, penyiaran melalui
satelit, serta televisi interaktif. Definisi ini juga menyatakan bahwa definisi
dari e-learning itu bisa bervariasi tergantung dari penyelenggara kegiatan
e-learning tersebut dan bagaimana cara penggunaannya, termasuk juga apa tujuan
penggunaannya.
Pembelajaran
berbasis internet atau web merupakan sebuah kegiatan pembelajaran yang
menjadikan internet atau web sebagai salah satu media paling efektif dalam
kegiatan pembelajaran. Dan karena hal tersebut jugalah yang akhirnya menjadikan
model pembelajaran ini populer dengan nama pembelajaran e learning.
B.
Fungsi dan Manfaat Pembelajaran Berbasis Web
kruse ( dalam Rusman, 2009 : 117 )
dalam tulisannya mengungkapkan bahwa pembelajaran brbasis web sangat banyak
manfaatnya bagi peserta didik bila dirancang dengan baik dan tepat. yaitu yang
didalamnya ada unsur kreativitas, seta mengurangi biaya-biaya operasional yang
biasanya digunakan.
C.
Memilih Metode Pembelajaran Berbasis web
Terdapat dua langkah yang
harus dilakukkan untuk menentukan metode pembelajaran berbasis web jenis apa
yang cocok diterapkan dalam suatu kondisi pembelajaran.
Langkah pertama adalah menentukan terlebih dahulu tipe
pembelajaran yang akan disampaikan. Analisis kebutuhan dilakukkan pada langkah
ini, untuk menentukan ranah mana yang akan disentuh dalam oleh proses
pembelajaran ini, apakah kognitif, psikomotorik atau afektif.
Dalam pembelajaran berbasis web
untuk mengelompokkan tujuan pembelajaran atau pelatihan sehingga
mengembangkan program dapat mengetahui jenis jenis kemampuan kognitif yang
masing-masingnya membutuhkan penyampaian informasi, latihan dan penilaian yang
berbeda.
Langkah kedua dari pemilihan proses pembelajaran,
adalah memilih tipe pembelajaran berbasis web yang paling tepat sesuai dengan
tujuan yang hendak dicapai. Untuk mulai memilih tipe pembelajaran berbasis web
mana yang paling tepat, pertama tentukan ranah pembelajaran yang paling
mempresentasikan tujuan, yaitu kognitif, psikomotor atau afektif (Rusman,
2013).
D.
Kelebihan dan kekurangan pembelajaran Berbasis web
1. Kelebihan Pembelajaran Berbasis WEB
• Memungkinkan setiap orang dimanapun, kapanpun, untuk
mempelajari apapun.
• Pebelajar dapat belajar sesuai dengan karaktristik
dan langkahnya dirinya sendiri karen apembelajaran berbasis web membuat
pembela-jaran menjadi bersifat individual.
• Kemampuan untuk membuat tautan (link), sehingga
pebelajar dapat mengakses informasi dari berbagai sumber, baik di dalam maupun
luar lingkungan belajar.
• Sangat potensial sebagai sumber belajar bagi
pebelajar yang tidak memiliki cukup waktu untuk belajar.
• Dapat mendorong pebelajar lebih aktif dan mandiri di
dalam belajar.
• Menyediakan sumber belajar tambahan yang dapat
digunakan untuk memperkaya materi pemeblajaran.
• Menyediakan mesin pencari yang dapat digunakan untuk
mencari informasi yang mereka butuhkan.
• Isi materi
pelajaran dapat di-update dengan mudah.
Kekurangan Pembelajaran Berbasis WEB
• Keberhasilan pembelajaran berbasis web tergantung
paa kemandirian dan motivasi pembelajar.
• Akses untuk mengikuti pembelajaran dengan
menggunakan web seringkali menjadi masalah bagi pembelajar.
• Pembelajar dapat cepat merasa bosan dan jenuh jika
mereka tidak dapat mengakses informasi, dikarenakan tidak terdapat peralatan
yang memadai dan bandwidth yang cukup.
• Dibutuhkannya panduan bagi pembelajar untuk mencari
informasi yang elevan, karena informasi yang terdapat di dalam web sangat
beragam.
• Dengan menggunakan pembelajaran berbasis web,
pembelajar terkadang merasa terisolasi, terutama jika terdapat keterbatasan
dalam fasilitas komunikasi.
(http://jsetyotri.blogspot.co.id/2013/03/pembelajaran-berbasis-web.html)
E.
Metode Bended Learning Dalam Pembelajaran Berbasis Web
Blanded Learning adalah proses mempersatukan beragam metode belajar yang
dapat dicapai dengan penggambungan sumber-sumber virtual dan fisik. Blended
Learning merupakan sebuah kombinasi dari pendekatan di dalam pembelajaran.
Sehingga dapat dinyatakan bahwa blended Learning adalah metode belajar yang
menggabungkan dua atau lebih metode pendekatan dalam pembelajaran untuk
mencapai tujuan dari proses pembelajaran tersebut. Salah satu contohnya adalah
kombinasi pembelajaran berbasis web dan penggunaan metode tatap muka yang
dilakukan secara bersamaan di dalam pembelajaran. Istilah Blended Learning juga
dikenal dengan sebutan hybrid learning dan mixed learning.
Metode blended Learning memberikan
kesempatan bagi peserta pembelajaran online, salah satunya untuk bertatap muka.
Metode blended yang demikian banyak diterapkan utamanya ketika kompetensi yang
hendak dicapai adalah keterampilan (psikomotorik) tertentu. Metode ini juga
memberikan rasa keterikatan pembelajar apa yang sedang dipelajarinya. Walaupum
online learning memberikan memberikan kemudahan bagi para pelajar untuk
mengikuti pembelajaran di mana saja, pembelajar, sebagai manusia, tetap
memiliki keinginan untuk berada dalam komunitas (dalam hal ini komunitas
belajar) yang sesungguhnya, dan hal ini dipandang penting dalam pembelajaran.
Selain itu sosok mengajar walau tidak dominan seperti dalam paradigma mengajar,
tetap diperlukan untuk pembinaan perilaku atau sikap yang berorientasi pada
norma masyarakat (Rusman, 2013).
F.
Prinsip Prinsip
pembelajaran Berbasis web
Menurut Rusman (2011) prinsip pembelajaran berbasis web adalah:
1. Interaksi
Interaksi berarti kapasitas komunikasi dengan orang lain yang tertarik pada
topik yang sama atau menggunakan pembelajaran berbasis web yang sama. Dalam
lingkungan belajar, interaksi berarti kapasitas berbicara baik antarpeserta,
maupun antara peserta dengan instruktur. Interaksi membedakan antara
pembelajaran berbasis web dengan pembelajaran berbasis komputer (Computer-Based
Instruction). Hal ini berarti bahwa mereka yang terlibat dalam pembelajaran
berbasis web tidak berkomunikasi dengan mesin, melainkan dengan orang lain
(baik peserta maupun tutor) yang kemungkinan tidak berada pada lokasi bahkan
waktu yang sama.
Interaksi
tidak hanya menyediakan hubungan antarmanusia, tetapi uga menyediakan
keterhubungan isi, di mana setiap orang dapat saling membantu antara satu dengan
yang lainnya untuk memahami isi materi dengan berkomunikasi. Hal tersebut
menciptakan lapisan belajar ter¬dalam yang tidak bisa diciptakan oleh
pengembangan media.
2. Ketergunaan
Ketergunaan yang dimaksud di
sini adalah bagaimana siswa mudah menggunakan web. Terdapat dua elemen penting
dalam prinsip keter¬gunaan ini, yaitu konsistensi dan kesederhanaan. Intinya
adalah bagaimana pengembang pembelajaran berbasis web ini menciptakan
lingkungan belajar yang konsisten dan sederhana, sehingga siswa tidak mengalami
kesulitan balk dalam proses pembelajaran maupun navigasi konten (materi dan
aktivitas belajar lain).
3. Relevansi
Relevansi diperoleh melalui ketepatan dan
kemudahan. Setiap informasi dalam web hendaknya dibuat sangat spesifik untuk
meningkat¬kan pemahaman pembelajar dan menghindari bias. Menempatkan konten
yang relevan dalam konteks yang tepat pada waktu yang tepat adalah bentuk seni
tersendiri, dan sedikit pengembangan e-learning yang berhasil melakukan
kombinasi ini. Hal ini melibatkan aspek keefektifan desain konten serta
kedinamisan pencarian dan penempatan konten (materi).
Rujukan:
Rusman, Deni Kurniawan dan Cepi Riana. 2013.
Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali
Pers.
(http://berbasistik.blogspot.co.id/2015/10/v-behaviorurldefaultvmlo.html)
(http://jsetyotri.blogspot.co.id/2013/03/pembelajaran-berbasis-web.html)
